Finnet Perkenalkan MC (Mobile Cash) Kepada Mitra Channel & Remittance Saat Buka Puasa Bersama

Jakarta – Dalam rangka menjalin komunikasi dan kerjasama bisnis jangka panjang, Finnet menggelar acara buka puasa bersama dengan mitra channel management & remittance bisnis. Bertempat di Binakarna Ballroom, Hotel Bidakara, Jakarta, acara dihadiri Direktur Utama Finnet, Niam Dzikri dan Direktur Business & Marketing, Syaiful Rahim serta 200 tamu undangan yang terbagi dari mitra channel (Perbankan & POS Indonesia), Non Bank dan remittance, Rabu (14/6).

Acara yang dikemas dalam nuansa timur tengah ini begitu terasa dengan menampilkan tarian sufi dan rampak gendang dari Pondok Rumi Indonesia sebagai pembuka acara. Selanjutnya sambutan dari Direktur Utama Finnet, Niam Dzikri menyampaikan apresiasi kepada mitra undangan. “Performansi bisnis Finnet khususnya di Year to date semakin tumbuh mencapai triple double digit growth di Revenue, EBITDA dan Net Income seiring dengan berkembangnya bisnis para mitra kami. Harapan kedepan banyak opportunity lain untuk kita sharing diikuti hubungan kemitraan yang tetap terjalin dengan baik” ucap Niam.

Selepas sambutan, Finnet memperkenalkan produk barunya yaitu MC (Mobile Cash) adalah aplikasi mobile eMoney yang telah tersedia di Playstore dan Appstore. Aplikasi MC ini akan memudahkan transaksi pembayaran dan pembelian secara online hingga transfer dana baik sesame pengguna Mobile Cash maupun Cash to Bank serta fitur Pay By QR untuk transaksi over the counter. Tampak antusiasme dari para mitra yang telah download dan mencoba bertransaksi menggunakan MC. Acara kemudian dilanjutkan dengan Buka puasa Bersama dan ditutup dengan pembagian doorprize 10 unit smartphone dengan IPhone 7 dan Samsung S8 Plus sebagai hadiah utama diberikan kepada mitra yang beruntung.

Sebagai tambahan, saat ini Finnet telah membukukan transaksi excellent growth dari mitra channel baik Bank dan Non Bank, untuk YTD Mei 2017 mencapai 294 juta transaksi atau growth 55%. Sedangkan untuk remittance bisnis, Finnet telah bekerjasama dengan 5 negara yaitu Hongkong, Taiwan, Malaysia, Jepang dan Timor Leste dengan total 318 ribu transaksi di YTD Mei 2017 atau growth 98%.