Finnet Dukung Pemerintah Kota Solo Merealisasikan Melayani Elektronik Pajak

Solo - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo didukung PT Finnet Indonesia bisa  melayani pembayaran pajak secara elektronik (e-pajak) khusus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Solo menjadi kota pertama yang menerapkan multi channel untuk pembayaran pajak daerah. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, saat sambutan menyampaikan berbagai inovasi terus dilakukan untuk memudahkan masyarakat dan menuju smart city.

“Kerja sama ini tidak sekadar meningkatkan pendapatan asli daerah [PAD] tapi juga kepercayaan masyarakat karena pembayaran lebih transparan dan penggunaannya pun bisa dikontrol. Jadi kalau Sonjo Wargo bisa dijelaskan pajak yang dibayarkan digunakan untuk apa saja,” lanjut Rudy dalam sambutannya di Loji Gandrung, Jumat (26/5).

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Yosca Herman Soedrajad, menyampaikan dalam laporannya bahwa cukup sulit mengintegrasikan sistem perbankan dan Pemkot. Oleh karena itu, selama tiga bulan terakhir, koordinasi terus dilakukan dan berhasil mengintegrasikan sistem dibantu oleh PT Finnet Indonesia yang merupakan anak perusahaan Telkom Indonesia.

Dengan terintegrasinya sistem ini, pembayaran PBB bisa dilakukan secara online dan real time. Sosialisasi akan terus dilakukan supaya masyarakat semakin sadar membayar PBB dan memanfaatkan layanan ini.

Apalagi pajak tunai rawan bocor sehingga diharapkan pembayaran secara nontunai ini lebih tertib dan mengurangi kebocoran. “Potensi PAD Solo senilai Rp453 miliar yang Rp256 miliar di antaranya berasal dari pajak dengan kontribusi PBB senilai Rp67 miliar. Tingkat kepatuhan pembayaran PBB cukup baik, yakni 80%. Melalui e-pajak ini diharapkan tingkat kepatuhan semakin tinggi,” tutup Herman.


Hadir di kegiatan tersebut selain Direktur Utama Finnet, Niam Dzikri juga Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni,  Anggota DPRD Kota Solo dan media.